Minggu, 20 Mei 2012

SKETSA KEPRGIANMU


Hingga nanti disuatu pagi
Salah Satu dari kita mati
……………………………………..

Dina memutar kaset beraliran rock itu dengan keras. Tangannya meraih bingkai foto keluarganya dan membantingnya hingga pecah.
“BRENGSEK!!!!!” jeritnya keras.
Pintu kamarnya terbuka. Muncul wajah tenang Dani,sang kakak. Dani mematikan tape recorder dikamar itu dan mendekati adiknya yang tengah berang.
“Bukan dengan cara seperti ini untuk menghindar dari kenyataan,Dina!” ujar Dani lembut.
Dina hanya diam. Rahangnya mengeras. Wajahnya tersirat rasa sakit dan kebencian yang teramat dalam.
“Mereka yang seharusnya Dina jadikan panutan,mereka yang seharusnya Dina jadikan sebagai sosok figure yang baik,nggak pernah mau ngertiin perasaan Dina. Mereka jahat,mas! Mereka nggak pernah sayang sama Dina. Mereka nggak pernah peduli sama Dina. Mereka…..”
Dani tak kuasa lagi melihat adiknya,direngkuhnya sang adik kedalam pelukannya dengan penuh kasih sayang.
Selama ini hanya Dani yang bisa mengerti adiknya. Dina yang nakal,yang keras hati,selalu buat ulah,angkuh dan dingin. Dani tahu,semua itu Dina lakukan agar orang-orang memperhatikannya,menyayanginya,terutama mama dan papanya. Tetapi,ah,andai saja mama dan papanya bisa saling mengerti!
Semenjak pertengkaran hebat antara mama dan papanya dua tahun silam,kecerian dalam keluarga itu seakan-akan lenyap. Hampir setiap malam terjadi adu mulut antara mama dan papanya. Berawal dari isu perselingkuhan papa dengan sekretaris barunya dikantor ditambah pembalasan mama yang selingkuh dengan sesama rekan dokter. Yang jelas,tak pernah ada makan bersama lagi,tak pernah ada tegur sapa,dan tak pernah ada sebirat senyum sekalipun yang tersirat di wajah mereka. Dan kini,semua itu berujung dengan sebuah perceraian. Ya,mama dan papanya memutuskan untuk bercerai. Mungkin bagi mereka tu jalan terbaik,tapi bagi Dina dan Dani? Anak-anaknya?
Dina,gadis kecil yang manis,kini tumbuh menjadi gadis remaja SMA yang angkuh dan dingin. Hanya dihadapan Dani lah semua benteng keangkuhan Dina dapat runtuh karena Dina sadar,Dani lah satu-satunya orang yang masih bisa ia jadikan tumpuan harapan. Tempat ia berkeluh-kesah.
kadang Dina ingin seperti sang kakak. Dani selalu terlihat tenang di situasi apapun. Dani yang bibirnya selalu basah oleh senyum.  Dani yang begitu memahami segala apa yang ia rasakan.
Dina sendiri tahu,Dani lebih sakit dari yang ia rasakan. Dani lebih tersiksa dari yang ia fikirkan. Terlebih semenjak Lintang,kekasih yang begitu dibanggakannya yang telah 3 tahun lamanya menjalin hubungan denganya,ternyata mengkhianatinya dan hamil dengan sahabat Dani sendiri. Tapi Dani,ah…dia selalu tampak tegar. Dina begitu bangga terhadap sang kakak. Mungkin jika saat itu Dina yang berada diposisi Dani,Dina mungkin akan memilih mengakhiri hidupnya sebagai jalan yang terbaik. Tapi semua iu tidak untuk Dani. Dani begitu kuat. Padahal Dina tahu betul begitu cintanya Dani terhadap Lintang. Dani tak bisa membayangkan andai suatu saat dirinya akan terpisah dari sang kakak.

*********************

Please teach me oh God!
Teach me to be a good girl
Even when this world wouldn’t smile again
……………………………………………

Dina memasuki kamar kakaknya. Sepi! Dia mengamati sekeliling kamar itu. Temboknya penuh dengan kaligrafi. Kamarnya rapi,bersih dan tenang. Di meja sudut kamar penuh dengan kaset-kaset nasyid dan novel-novel islami
Dina tersenyum jengah. Beda sekali dengan suasan kamarnya. Temboknya memang penuh dengan poster,tapi bukan kaligrafi,melainkan poster group band rock yang begitu di gandrunginya. Kamarnya juga rapi dan bersih,tapi selalu gaduh oleh hingar-bingar music rock yang selalu menghiasi kamarnya.
Kata Dani,jika kiat ingin selalu tenang,kita harus banyak berdo’a. Tapi Dina selalu mengacuhkan kata-kata sang kakak. Bagi Dina,hatinya akan terasa tenang jika dia bisa menjerit dan berteriak sekeras-kerasnya.
“Dina!” panggil Dani membuyarkan lamunan Dina.
Dina menoleh,”Dari mana,mas?”
“Dari Musholla!!! Dina udah sholat maghrib?”
Dina tertawa kecut.
“Laen kale ajah.”sanggahnya.”Aku cabut dulu,mas! Mau ikut nge-band ditempatnya Pandu.”ujarnya sambil berlalu meninggalkan sang kakak.
Dani menatap kosong kepergian Dina,kapankah adiknya akan berubah?Dani begiu miris melihat tingkah laku dan penampilan adiknya. Adiknya sama sekali nggak mengenal Tuhan. Penampilannya juga begitu mengkhawatirkan. kemana-mana pergi menggunakan kaos tanpa lengan dan celana yang bagian lututnya sengaja di robek layaknya anak berandalan yang tak tahu aturan.
Mungkin itulah salah satu sikap berontak Dina terhadap mama dan papanya. Tapi kenapa mama da papanya nggak pernah mau ambil pusing?padahal Dina adalah wanita. Wanita ibarat kaca. sekali pecah tak lagi berharga. Seharusnya Dina dijaga,tapi…………
Andai Dani bisa mengubah jalan pikiran adiknya,dia bersyukur sekali. Tapi dia percaya suat saat Dina akan berubah menjadi lebih baik. Dani yakin Dina akan berubah.

*************************
Suatu hari Dina menemukan sebuah kaset nasyid yang terbungkus rapi di mejanya.
“Ini dari mas Dani,kan?” tanyanya menemui sang kakak.
Dani tersenyum.
“Gimana?Dina Suka?Dari pada music rock yang nggak jelas gitu?Mending Dina dengerin ini. Bagus deh,,Dina pasti suka!”
Dina tertawa keras.
“Mas,music kaya gini tuh udda nggak jaman,,kuno!!Mas Dani sih kurang gaul,,nggak modern!! Udah tau Dina alergi music kaya gitu,eh malah di ksaih ke Dina,salah alamat kalo mas Dani ngasih kaya gini buat Dina.”
“Kata siapa nasyid uddah nggak jaman?Nyatanya,sekarang malah banyak band-band papan atas yang buat album religi?Apalagi kalo bulan ramadhan,,ya tho?”Sangkal Dani.
“Bodo,ah! Udah di bilangin nggak suka yah nggak suka!” ujar Dina agak membentak dan pergi begitu saja.

********************

“Dina,kenalin ini kak Noura! Kak Noura ini yang nanti akan nemenin Dina Selama kakak KKL di Bali.” Kata Dani kepada adiknya seraya memperkenalkan gadis manis berjilbab di sebelahnya.
Dina mengerutkan dahi. Nggak salah nih kakaknya menitipkan dirinya kepada gadis yang mirip teh Ninih,istri pertama A’a Gym,selama dua minggu saat kakaknya KKL di Bali? Batin Dina.
“Dina nggak perlu temen,mas! Dina kan udah terbiasa sendiri. Lagian Dina kan udah gede,mas!” Sahut Dina ketus.
Dani memandang tajam ke arah Dina. Agaknya ucapan Dina begitu menusuk. Buktinya,Noura langsung menunduk mendengarnya. Tersinggung mungkin.
“Dina kog ngomongnya gitu sih?” Ujar Dani.
Dina hanya diam.
“Mas khawatir Dina sendirian,,mas nggak mau Dina kenapa-napa!”
“Kalo Dina keberatan nggak papa kog,Dan!” Sela Noura
“Nggak,,pokoknya Noura harus disini sama Dina.” Bantah Dina
Awalnya Dina memang keberatan harus tinggal sama orang yang benar-benar dia rasa nggak se-aliran seperti dirinya,tapi lama-kelamaan semua itu mengubah pikiran Dina. Dia menyukai seseorang seperti Noura. Gadis rajin itu selalu tampak ceria. Dia Selalu bisa membuat siapapun tersenyum. Dina kira Noura itu orangnya kuper dan pendiam. Tapi dugaannya meleset jauh. Noura orangnya supel. Gaul lagi!! Noura juga menyukai band-band rock seprti Dina. Tapi dia tidak pernah berteiak-teriak menyanyikan lagu rock seprti Dina. Bahkan suara Noura begitu merdu ketika ia melantukan ayat Al-Qur’an.
“Mbak,maafin Dina yah?Dina dulu udah buat mbak Noura tersinggung sama kata-kata Dina.” Kata Dina suatu hari.
“It’s Okay! Lagian mbak udah tentang Dina dari mas Dani. Nggak papa kog,Dina!” Sahut Noura ramah.
“Mbak Noura pacarnya mas Dani yah??”Tanya Dina usil.
Noura tersenyum manis.
“Insya Allah,,”Jawabnya pelan.
Bibir Dina membulat. Ternyata gadis bermata teduh ini pacar kakaknya. Dina bangga sama mas Dani. Kakaknya nggak salah pilih. Daripada Lintang,Noura gadis yang luar biasa. BEruntung mas DAni menemukannya.
Semenjak Nuora ada bersama Dina,dia banyak mengajari Dina berbagai hal. Dina kini mengerti kenapa setiap hari kakaknya selalu mengingat kan nya untuk sholat,mengaji,dan semuanya. Huwf,,Dina merasa kecil. DIa begitu jauh dengan Tuhannya. Bahkan hampir tidak mengenal Tuhannya. TErnyata belajar mengenal Tuhan Juga sama hal nya belajarkasih sayang. Belajar untuk mencari ketenangan hati.
Jauh di lubuk hati Dina,dia ingin seperti Noura,dia lembut tapi tidak lemah,mempesona tapi tetap bersahaja,dia terlihat begitu istimewa. Terlebih dia terlihat anggun dengan balutan jilbabnya. Wajahnya tetap cantik tanpa make-up,dan yang paling menarik,Noura tetap modis walaupun tubuhnya tertutup rapat.
“Mbak Noura,Dina pengen berubah”
“Benar??”mata Noura berbinar mendengarnya.
Dina mengangguk,
“Tapi jangan hanya sekedar ucapan. Kalo Dina udah ada kemauan,nggak susah kog menjadi seperti yang Dina inginkan.
Sekali lagi Dina mengangguk. Benar juga kata Noura.DIa teringat kata-kata kakaknya.
“Dina,boleh nggak mas minta sesuatu dari Dina?”Tanya Dani dulu.
“Apa?”
“Kakak pengen Dina berubah.”
Dina tertawa,” Berubah?? Jadi apah?Batman?Spiderman?atau power rangers?”
“Bukan itu,Dina! Mas Cuma pengen dina kenal ma Tuhan. Ingat ma Tuhan. Dina bisa jadi lebih deket ma Tuhan. Dina rubah donk sikap ma penampilan Dina.”Ujar Dani halus.
“Oh,,jadi mas pengen Dina pake jilbab gitu?”
“Nggak harus pake jilbab kog. Dina berpakaian rapi ajah mas udah seneng. Seneng lagi kalo mau pake jilbab. Dina kan cewek,nggak baek kan Dina kemana-mana pake kaos tanpa lengan sama celana robek-robek kayak anak berandal gitu. Dina jugag harus banyak berdoa,minta sama Tuhan agar keluarga kita kembali utuh. Mama dan papa bisa kumpul jadi satu lagi sama kita.”
Dina melengos,” Dina kayak gini juga gara-gara mereka.”
“Mas tahu,,Tapi semua itu juga tergantung sama Dina kan?Kalau Dina kayak gini terus,mungkin mereka juga kan terus saling menyalahkan. Coba deh Dina bisa bersikap lebih dewasa. Ambil hikmah dari setipa masalah. Kalau Dina kaya gini terus,apah yang akan Dina dapetin??Dina nggak akan dapat apa-apa.. Semuanya hanya malah memperburuk situasi. “ Kata Dani sabar.
Dan sekarang,semenjak kehadiran Noura,Dina ingin menunjukan bahwa dia memang ingin benar-benar berubah. DIa akan membuktikan pada kakanya bahwa dia memang ingin menjadi lebih baik,jauh lebih baik,seperti yang Dani inginkan.
orang yang paling bahagia tidak selalu memiliki hal-hal yang terbaik. Mereka hanya berusaha menjadikan yag terbaik dari setiap yang hadir dalam hidupnya.

*******************************

“Nanti sore mas Dani pulang,Dina mau nagsih kejutan apah buat mas Dani?” Tanya Noura.
Dina tersenyum.
“Ada deh,,mau tau ajah”
Noura membalas senyum. Di cubitnya hidung gadis manis di hadapannya itu.
“Mbak,,makasih yah karena mbak Noura udah ngajarin dan ngasih Dina berbagai hal.Dina Seneng banget deh bisa kenal dan dekat sama mbak Noura.”
“Ya-iyalah,,, Noura gitu lhuw …hehehe “ Sahut Noura disusul gelak tawa keduanya.
Sorenya Dina sudah siap di dalam mobil Noura untuk menjemput kakaknya di pelabuhan. Kali ini ada yang terlihat berbeda dengan penampilan Dina. Dina memakai jilbab. Barangkali itu kejutan yang akan dia perlihatkan kepada kakaknya.
Noura belum keuar juga dari dalam rumah. Katanya dia mau mengambil tasnya yang ketinggalan… tapi sudh hampir setengah jam Noura belum muncul juga.
“Lama banget sih mbak??” gerutu Dina ketika Noura memasuki mobil dan menjalankannya.
Wajah putih Noura terlihat pucat. Keringatnya mengalir agak deras dari balik jilbabnya. Dia tak mengucapkan sepatah kata apapun pada Dina.
“Mbak Noura kenapa tho?Sakit?Asmanya kambuh?” Tanya Dina khawatir.
“Nggak!!” Sahut Noura pendek.
Dina hanya dim. Di rapikan kembali jilbab coklat muda yag menghiasi kepalanya. Dalam bayangannya,pasti kakaknya akan terkejut dan senang melihat Dina nanti.
“Lho,kak?Kok berhenti disini?” Tanya Dina ketika Noura menepikan mobilnya di rumah sakit. “bak Noura mau nengok mama mbak Dulu?” Tanya Dina lagi. Beberapa hari yang lalu,Noura bercerita bahwa mamanya sudah seminggu di rawat di rumah sakit untuk operasi cangkok ginjal sebelah kirinya.
Noura tidak menjawab pertanyaan Dina. Dina hanya berjalan mengikuti Noura menyelusuri koridor-koridor Rumah Sakit.
“Mbak Noura nyebelin banget sih,di tanyain malah diem ajah. Duh,mas Dani kelamaan nggak yah nunggu di pelabuhan?” Gerutu Dina dalam hati.
Noura memasuki sebuah ruangan yang di sana terlihat banyak orang berlalu lalang. Di sana juga terdapat beberapa orang yang berseragam polisi. Sebenarnya ada apa sih??
Dina resah,dia melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Pasti sekarang mas Dani sudah menunggu lama. Tapi bagaimana dengan Noura?? Noura berhasil menrobos ruangan yang ramai penuh orang da meninggalkan Dina yang tengah kebingungan di luar ruangan.
Dina meraih handphone di sakunya. Di pencetnya tombol handphone untuk menghubungi sang kakak. Huft,, Kenapa handphone kakaknya tidak aktf??
Dina penasaran. Di cobanya dia menerobos kerumunan orang yang berkerumun di sekitar ruang itu untuk mencari Noura. Dina berhasil memasuki ruangan itu,,tapi Oh God,,ada apa ini?? Ternyata di dalam ruangan itu tergeletak orang-orang yang sepertinya mayat korban kecelakaan.
Dia melihat Noura,dia mendekati gadis itu,,tapi lagi-lagi ya Allah… mata Dina tertuju pada tubuh tak berdaya di hadapan Dina. Orang itu……..
Dina mendekat,lututnya melemas. Air matanya mengalir tertahan. Tubuh yang tergeletak tak berdaya itu adalah satu-satu nya harapan dia untuk bertahan hdup. Tubuh itu….
“Mas… Dani” Lirihnya tertahan.
Noura menoleh. Di raihnya tubuh Dina yang melemas.
“Dia adalah salah satu mahasiswa yang merupakan korban yang meninggal karena tenggelamnya kapal elsena C6130 yang masih berhasil di temukan.” Ujar seseorang yang berseragam seperti TIM SARS yang berada di dekat Dina.
Dina terisak. Di belainya rambut sang kakak.
“Mas Dani kenapa tega sama Dina! Dina udah berubah,mas! Dia udah mau nurut sama kata-kata mas Dani. Tapi kenapa mas Dani jahat kaya gini,,Kenapa mas Dani ninggalin Dina??” Tangis Dina.
“ Dina… “ Bisik Noura menenangkan.
“Mas Dani,,lihat Dina!! Dina udah bisa pakai jilbab. Mas Dani mau lihat Dina kan?? Dina cantik kan,mas??” Jerit Dina mengguncang mayat itu.
“Udah Dina,,,,sabar sayang ….”
Noura tak kuasa lagi melihat Dina. Di peluknya tubuh gadis itu dengan erat.
“Dina yang ikhlas yah??”
“Mas Dani belum sempat lihat Dina pakai jilbab,mbak..”
Nuora menahan tangisnya,” Mas Dani udah lihat Dina dari surga .”

******************

Tak pernah sekailpun terlintas di benaknya dia akan kehilangan satu-satunya orang yang dia sayangi degan cara sepert ini. Tak pernah jua dia membayangkan akan terpisah dari sang kakak. Dia mengira tak akan ada yang mampu memisahkannya. Sekalipun mama dan papanya.
Tapi, ketika Tuhan berkehendak lain. Ketika perpishan begitu terkesan meyakitkan. Ketika kematian ada di depan mata. Ketika ruh dan jasad terpisah. Ketika air mata mengiringi SKETSA KEPERGIAN. Ketika batin keikhlasan harus rela melepaskan. Tak ada yang bisa menahan rahasia Tuhan tentang teka-teki kematian.

Tuhan….
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikanlah dukungan-Mu bila aku di rundung kemalangan
Dengarkanlah suaraku bila kau tertatih dan terjatuh
Sudilah menjadi tongkat penuntun dalam kelelahan
Sekarang dan juga nanti
Dalam akhir hidupku
………………………………………..
( Doa para peziarah Santiago De Compostela )

Mata Dina mengabur melihat mayat Sang kakak di turunkan di liang lahat. Di lihatnya sang mama menangis di bahu seorang laki-laki. Dan papanya,berdiri tegak agak jauh dari pemakaman. Fenomena yang menyedihkan. Mereka tak kunjung memahami arti goresan sketsa ini. Mungkin,jika keadaan tak berubah,tak lama lagi dirinyalah yang pergi.


THE END

Minggu, 25 Maret 2012

POTRET BAPAK TERSAYANG


Pak Raden .. Hihihi
Bapak Nurhadi. Niku asmanipun bapak’e kawula. Laki-laki satu-satunya dirumah (hehehe maklum, semua anak bapak perempuan) yang paling saya cintai di seluruh jagat raya Indonesia merdeka Bapak yang sering di panggil pak raden oleh teman-teman (Karena punya brengos alias kumis hitam pekat nan tebel mirip pak Raden) perawakannya tinggi, gagah, besar, dan cukup hitam (daan kini menular ke saya hitamnya). Bapak jarang sakit, sekalinya sakit bapak akan tidur dari pagi hingga pagi lagi (bangun cuma buat sholat).
Saya sangat sayang sama bapak. Bapak jarang marah. Kalaupun jengkel dengan anak-anaknya, beliau hanya diam. Bapak mahir kalau melantunkan tembang jawa salah satu tembang jawa andalan bapak “Caping Gunung”, bapak pun ahli memainkan harmonica. 
::: My Superman :::

Satu hal yang saya banggakan dari bapak, beliau selalu membanggakan anak-anaknya. Sekecil apapun hal baik yang di lakukan anak-anak bapak, apresiasi beliau sungguh besar. Bapak. I Love you. I Need You. Semoga Dessy bisa mewujudkan hal-hal yang di inginkan bapak. Ridhoi perjalanan Dessy meraih cita dan cinta Dessy ya pak. Doa bapak lebih dari segalanya. 

Salam Semangat

^_^
Dessy Semangat Truzz

Sabtu, 24 Maret 2012

Murid-muridku … Semangat hari-hariku …


Di setiap pagi, satu hal yang selalu membuat mata ini untuk terbuka lebih lebar, membuat otak ini berfikir lebih cemerlang, dan membuat senyum indah untuk terus saya kembangkan, apalagi kalau bukan bertemu dengan murid-murid kecil saya, teman di pagi hari, ladang amal ibadah saya.
Calon-calon BJ Habibi cilik niiih ^_^
Sudah hampir 3 tahun saya bekerja, hmm, bukan hanya bekerja sepertinya, tapi berteman dan belajar membentuk kehidupan dengan anak-anak dan teman-teman kerja yang menurutku lebih pantas sebagai orang tua saya karena umur-umur rekan saya bekerja hampir dan lebih kurang seumuran dengan bapak saya. Di sebuah desa dari kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Saya hanya mendapat jatah 4 hari dalam seminggu untuk bertemu mereka, generasi generasi kecil yang sepertinya dahaga akan teka-teki dunia.
“Bu Dessy, kita di ulang yo…………………. “
Murid kelas 3 unyu-unyu :)
Itulah yang sering saya dengar ketika motorku bermerk “Honda” Revo itu memasuki gerbang sekolah. Tangan-tangan kecil berebut untuk menyalami saya yang baru turun dari motor. Ada yang mencium tanganku dengan hanya tersenyum dan pergi, ada juga yang terus memegang tangan ini dan mengomentari kerudung yang saya pakai di hari itu. Duh, anak-anak. Menggemaskan sekali kalian!!!
Kadang saya juga sering di buat kesal oleh mereka, terutama anak laki-laki yang bandel dan tidak bisa berbahasa krama guru. Saya sempat bingung, padahal saya guru bahasa inggris, lha kog setiap pagi malah ceramah dulu tentang penting dan sopannya penggunaan bahasa krama untuk murid terhadap guru.
Satu hal yang sering saya sayangkan, di lingkungan masyarakat SD tempat saya mengajar, anak-anak minim belajar tentang sopan santun dari orang tua mereka, minim tentang penggunaan bahasa yang baik, dan minim akan pandangan ke depan. Guru-guru lain di SD tempat saya mengajar sering mengeluh, ya, karena para orang tua wali kurang begitu perhatian terhadap tumbuh-kembang pendidikan anak mereka. Maklum juga sih, mereka adalah golongan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
Potret murid-murid SD Kendaldoyong 2
Tapi yang membuat saya semangat, walaupun saya terkadang galak, judes, tapi kehadiran saya selalu dinanti mereka. Saya mengerti, jika kita ingin dekat dengan seseorang, sekalipun dia anak kecil, perlakukanlah dia seolah-olah teman atau sahabat anda sendiri. Nah lho,, biarpun saya galak, mereka tetep dekat dengan saya dan menanti-nanti jam pelajaran saya. Hehehe.
Saya mencintai mereka. Mereka adalah bagian dari kehidupan saya. Mereka tanggung jawab saya. Walaupun saya masih terhitung kecil dan paling muda di antara guru-guru lain. Jelas, saya mengajar sambil kuliah. Dan tentunya banyak kendala dan problema yang sering menghampiri. Dan untunglah, bapak ibu guru yang lain di tempat saya mengajar selalu membantu menjawab segala keluh kesah dan kesulitan yang saya alami.
Mereka anak-anak polos lugu
Seperti halnya kertas putih tanpa coretan
Masuk gerbang sekolah dengan semangat ingin tahu
Seolah-olah ingin menakhlukan dunia dan menantang segala cobaan

Mereka adalah ladang amalku
Dimana aku wajib memberi yang terbaik dari segala yang aku tahu
Mereka adalah cerminan masa depanku
Yang tak akan ku biarkan mereka hanya duduk diam terpaku

Lari lah anakku ..
Kejarlah impianmu ..
Aku hanya bisa memberimu ilmu ..
Yang harus kau bawa dank au ingat di sepanjang umurmu ..



Salam Semangat

^_^

Dessy Semangat Truzz

Senin, 27 Februari 2012

SAHABAT,, MEMORI SEPANJANG MASA ^^


Sahabat sejatiku, hilangkah dari ingatanmu
Di hari kita saling berbagi
Dengan kotak sejuta mimpi, aku datang menghampirimu
Kuperlihatkan semua hartaku


(Sheila On 7 “Sahabat Sejati”)

Ketika tangan ini kembali membuka album-album usang itu, ada sebirat senyum yang susah di artikan. Senyum kerinduan, kebahagiaan, kesedihan, dan senyum gambaran rasa cinta dan saying saya kepada sahabat-sahabat saya.
            Ketika tangis berurai, berganti gelak tawa memecah. Yah,, itu semua karena kalian sahabat. Begitu merugi umur dan hidup saya jika saya tak berjumpa dengan kalian, pewarna manis dan pahitnya kehidupan.
           



 
Waktu terasa semakin berlalu
tinggalkan cerita tentang kita
akan tiada lagi kini tawamu
tuk hapuskan semua sepi di hati

ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama saat dulu kala
ada cerita tentang masa yang indah
saat kita berduka, saat kita tertawa
Teringat di saat kita tertawa bersama
ceritakan semua tentang kita

(Peterpan “Semua Tentang Kita”)



 

Sedang apa kalian disana? Masihkah merindukan saya disini?
            Ketika saya menemukan kalian, ketika saya mempunyai kalian, saya merasa inilah kekayaan saya yang sebenarnya. Kekayaan bisa berbagi dengan kalian. Saya bisa merasakan indahnya dibutuhkan dan membutuhkan. Ketika tua nanti, masihkah kita mampu tergelak, berlari, dan saling mengejek??

Anytime you need a friend
I will be here
You'll never be alone again
So don't you fear
Even if you're miles away
I'm by your side
So don't you ever be lonely
Love will make it alright
(Mariah Carey - Anytime You Need A Friend)




 



Tak mudah untuk kita hadapi
Perbedaan yang berarti
Tak mudah untuk kita lewati
Rintangan silih berganti

Kau masih berdiri
Kita masih di sini
Tunjukkan pada dunia
Arti sahabat
(Nidji “Arti Sahabat”)




 

Dimana pun saya berada, kemana pun saya pergi, satu yang terpenting untuk saya temukan, yakni sebuah kekayaan bernama sahabat. Tidak seorang pun yang paling beruntung di dunia ini melainkan ia yang memiliki sahabat. Karena sahabat ada, untuk mereka yang terluka, untuk mereka yang tengah memikul berat beban, untuk menghapus air mata yang berduka, membantu seseorang berdiri dari keterpurukan dan menyediakan sayapnya untuk terbang bersama.



 







Dan Saya mencintai kalian
Karena Saya menyayangi kalian
Akhirnya Saya merindukan kalian ^_^


SALAM SEMANGAT 


Dessy Semangat Truzz

Sabtu, 03 Desember 2011

Shalat itu Penting lhooooooooooooooo ....


PENTINGNYA SHALAT !!!!

 
 

Shalat merupakan ibadah pokok yang pertama kali diwajibkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw dan umatnya. karena yang pertama kelak akan dihisab dihari kemudian adalah shalat, dengan demikian, shalat adalah penentu kita untuk pilihan surga dan neraka. <http://forum.dudung.net/index.php?topic=2778.0>
Dalam banyak hadis, Nabi Muhammad SAW telah memberikan peringatan keras kepada orang yang suka meninggalkan salat, diantaranya ia bersabda: "Perjanjian yang memisahkan kita dengan mereka adalah salat. Barangsiapa yang meninggalkan salat, maka berarti dia telah kafir."
Orang yang meninggalkan salat maka pada hari kiamat akan disandingkan bersama dengan orang-orang laknat, berdasarkan hadis berikut ini: "Barangsiapa yang menjaga salat maka ia menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari kiamat dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti dan keselamatan dan pada hari kiamat ia akan bersama Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay bin Khalaf." <http://id.wikipedia.org/wiki/Salat>
Lalu, ada berapakh shalat yang wajib kita kerjakan? 
Shalat Fardhu adalah shalat yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim di seluruh dunia, jika ditinggalkan maka hukumnya adalah DOSA.
Perintah shalat wajib, diterima Nabi Muhammad saw ketika miraj.
Shalat fardhu sendiri  terbagi menjadi 2, yakni:

·         Shalat Fardu Ain, shalat wajib yang dilakukan setiap hari, dalam 5 waktu sebanyak 17 rakaat, ke lima shalat 5 waktu tersebut adalah:
  1. Shalat Shubuh
  2. Shalat Dzuhur
  3. Shalat Ashar
  4. Shalat Maghrib
  5. Shalat Isya dan
  6. Shalat Jum’at (hanya diwajibkan untuk kaum laki-laki, dilakukan setiap hari jumat, pada waktu adzan dzuhur)
Jumlah rakaat dan waktu pelaksanaan Shalat fardhu a’in:
1. Shalat Shubuh.
Dilakukan sebanyak dua rakaat, waktunya antara menjelang terbit fajar sebelum terbit matahari.
2. Shalat Dzuhur.
Dilakukan 4 rakaat, waktunya antara mulai matahari tergelincir dengan posisi tepat diatas kepala sampai dua jam sesudahnya.
3. Shalat Ashar .
Sebanyak 4 rakaat, waktunya satu jam sejak berakhirnya waktu shalat dzuhur sampai menjelang matahari terbenam.
4. Shalat Maghrib.
Sebanyak 3 rakaat, waktunya saat terbenamnya matahari sampai hilangnya tanda senja, yakni merah lansgit di sebelah barat. Dilakukan 4 rakaat, waktunya antara satu jam habis waktu maghrib sampai satu jam menjelang waktu subuh.
5. Shalat Jumat.
Sebanyak 2 rakaat, dilaksanakan setiap hari Jumat waktunya sama dengan waktu Dzuhur.


·         Fardu Kifayah, yaitu shalat wajib yang apabila sudah dikerjakan oleh sebagian umat Islam, maka umat islam yang lainnya terbebas dari kewajiban tersebut. Di antaranya:
  1. Shalat Jenazah
  2. Shalat Ghaib
 Jumlah rakaat dan waktu pelaksanaan Shalat fardhu kifayah:

1. Shalat Jenazah (Fardu Kifayah)

Syarat-syaratnya:
  1. Jenazah sudah dimandikan dan dikafani
  2. Letak jenazah sebelah kiblat di depan yang menshalati.
  3. Suci dari hadas dan najis baik badan, pakaian dan tempat. <http://www.anneahira.com/ibadah/shalat-fardlu.htm>

Siksa-sika jika seseorang meninggalkan sholat
6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :
  1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
  2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
  3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
  4. Orang yang meninggalkan shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
  5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
  6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :
  1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
  2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
  3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :
  1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
  2. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
  3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.
3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :
  1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
  2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
  3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.
Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu :
  1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
  2. Shalat Zuhur : satu kalo meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
  3. Shalat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
  4. Shalat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
  5. Shalat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.


MASIHKAH KITA BERANI MENINGGALKAN SHOLAT ??????